[:id]Petty Cash[:]

[:id]

Apa itu Petty Cash?

Petty Cash adalah sejumlah uang yang dicadangkan oleh perusahaan dan digunakan untuk pembayaran sejumlah pengeluaran kecil. Petty Cash digunakan untuk pengeluaran yang bersifat dadakan. Namun, jumlah pengeluaran untuk Petty Cash dibatasi tiap periode pembukuannya oleh manajemen perusahaan. Bisa dibilang, Petty Cash adalah pembiayaan tak terduga. Pembiayaan tak terduga tersebut bisa berupa pembelian ATK kantor seperti tinta printer, kertas untuk print dokumen kantor, penggantian biaya perjalanan bisnis atau bahan bakar kendaraan operasional kantor dan lain-lain.

Tujuan Petty Cash

Pembuatan Petty Cash memiliki tujuan-tujuan khusus beberapa diantaranya adalah

  1. Menangani masalah perlengkapan kantor yang habis namun untuk dibeli dalam waktu yang cepat.
  2. Meringankan beban staff karyawan dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada pelanggan juga termasuk kepada relasi bisnis pimpinan.
  3. Mempercepat aktivitas atasan yang menggunakan dana secara mendadak dan juga tidak terencana sebelumnya. 
  4. Menghindari cara pembayaran yang tidak ekonomis juga tidak praktis atas pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan mendadak.

Metode Pencatatan Petty Cash

Ada dua cara yang dapat digunakan untuk pencatatan petty cash yaitu metode imperest dan metode fluktuasi.

1.    Metode Imperest

Metode imperest merupakan metode pencatatan petty cash dengan dana yang tetap. Biasanya petty cash diisi dari kas besar sejumlah uang tertentu untuk keperluan pembayaran selama jangka waktu tertentu, misalnya untuk satu minggu atau dua minggu dan sebagainya. Kecuali perusahaan menghendaki perubahan jumlah kas kecil, misalnya perusahaan merasakan kas yang sudah dicadangkan ternyata kurang memenuhi sehingga perlu ditambah lagi cadanganya. Dan dengan begitu maka harus dilakukan penyesuaian atas penambahan  atau pengurangan tersebut. Setiap pengeluaran kas terjadi, pemegang petty cash tidak serta merta langsung mencatatnya, tetapi hanya sekedar mengumpulkan bukti transaksi pengeluarannya. Dan pada waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, apabila dana petty cash hampir habis, baru dilakukan pencatatan pembukuan berdasarkan pada bukti transaksi pengeluaran yang telah dikumpulkan, kemudian pemegang kas kecil melakukan pengajuan pembentukan kembali dana kas kecil kepada bendahara kas sebesar nominal yang telah dikeluarkan menurut pembukuan dan bukti transaksi pengeluaran, sehingga jumlah nominal dana kas kecil tetap seperti jumlah kas kecil semula.

2.    Metode Fluktual

Metode ini menghendaki bahwa jumlah nominal kas kecil tidak ditetapkan  akan tetapi sesuai dengan kebutuhan. Misal, pada waktu membuat kebijakan pertama kali perusahaan menetapkan jumlah kas kecil sebesar Rp. 1.000.000, kemudian digunakan sesuai dengan kebutuhan dan kemudian diisi kembali. Nah, pada saat pengisian,  kalau menggunakan system dana tetap, maka jumlah amount harus sama dengan saldo awal sedangkan pada system fluktuasi, jumlah pengisianya tidak harus sama dengan jumlah sebelumnyayaitu bisa kurang ataupun lebih. Sewaktu kasir pemegang petty cash mempergunakan uang tersebut untuk pembayaran yang menjadi wewenangnya, maka harus dibuat jurnal tentang pembayaran tersebut, yakni dengan mendebit perkiraan biaya yang bersangkutan dan mengkredit perkiraan petty cash.

Manfaat Petty Cash

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa dirasakan perusahaan dengan adanya kas kecil:

  • Mempermudah Akuntan Perusahaan Dalam Pencatatan Keuangan

Seorang akuntan perusahaan memiliki beban yang cukup berat karena bertugas untuk membuat laporan keuangan setiap bulannya. Ia harus memiliki tingkat ketelitian yang tinggi dan juga sisi analisis yang kuat untuk mendapatkan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Adanya kas kecil tentu saja akan sangat membantu seorang akuntan dalam pencatatan keuangan. Nantinya, ia hanya menyatukan data-data pengeluaran dari setiap divisi di perusahaannya.

  • Adanya Anggaran untuk Keperluan Harian

Berbagai macam fasilitas biasanya disediakan oleh kantor demi meningkatkan produktivitas atau pun membuat karyawannya merasa bahagia saat bekerja di kantor.

Petty cash ini juga sangat berguna dalam memenuhi kebutuhan harian karyawan. Misalnya saja ketika ingin mengeprint. Agar kegiatan operasional perusahaan tidak terganggu hanya karena tidak dapat mencetak dokumen dengan habisnya tinta printer, maka perlu dilakukan pembelian saat itu juga, dan tidak menunggu melalui proses penganggaran bulanan atau tahunan. Maka disinilah kegunaan Petty cash, perusahaan akan mampu melakukan pembeliaan atau keperluan yang bersifat mendadak dengan uang tersebut.

  • Bisa Digunakan untuk Meningkatkan Pelayanan Perusahaan

Dalam dunai bisnis, rapat di kantor atau di sebuah tempat makan merupakan hal yang biasa. Apa lagi jika kamu berada pada divisi yang sering berkaitan dengan pihak eksternal perusahaan seperti misalnya divisi event. Tentu saja kamu perlu menyiapkan dana untuk menyediakan makanan yang layak demi meningkatkan pelayanan perusahaan di mata orang-orang yang bekerjasama dengan perusahaanmu.

Source : https://www.akuntansionline.id/petty-cash-kecil-tapi-penting/

[:]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *