Bahaya Dari Radiasi Komputer

3 Perbedaan Warna CMYK dan RGB

Pentingnya Sebuah Warna

Warna CMYK dan RGB – Bersyukurlah kita kepada sang Ilahi karena dengan karunia-Nya kita dapat melihat dengan baik. Karena penerimaan informasi manusia yang paling utama sejatinya adalah pada pengelihatan dan pendengaran, barulah terproses ke dalam otak manusia. Kali ini Admin akan membicarakan tentang “warna”. Apakah kalian tau apa itu? Menurut Wikipedia, warna adalah sebuah spectrum yang ada di dalam cahaya sempurna. Cahaya sempurna di sini adalah warna putih yang biasa kita lihat.

Sebelum kita masuk ke pembahasan yang lebih dalam, apakah kalian mengerti kenapa hal ini sangat penting? Dengan memiliki warna berarti memiliki identitas. Ini yang harus tertanam ke dalam benak kita. Kita ambil contoh untuk bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Merah berarti melambangkan keberanian dan Putih berarti melambangkan kesucian. Dengan adanya penafsiran seperti ini, maka identitas dari Negara kita akan mudah dikenali.

Sama seperti lambang Yin Yang yang ada di China. Yin berarti kejahatan dan Yang berarti kebaikan. Di mana Yin adalah Hitam dan Yang adalah Putih. Yin Yang melambangkan 2 kekuatan yang saling berhubungan. Selain berhubungan, 2 kekuatan itu juga berlawanan. Tapi dengan adanya 2 kekuatan itu, justru keselarasan akan tercipta.

Cukup sudah basa basinya, sekarang kita masuk ke dalam pembahasan berikut ini.

Warna CMYK

Warna CMYK dan RGB

Setiap warna dalam desain grafis dan dalam percetakan memiliki persamaan dan perbedaan sekaligus. Pemilihan warna yang tepat tidak hanya semakin menegaskan identitas suatu desain, tapi bisa juga agar pandangan dari orang yang melihat akan tertarik. Sejatinya dengan bisa mendapatkan perhatian dari audience selama 3 detik saja, suatu desain bisa dianggap berhasil.

Warna yang terlihat di dalam laptop atau komputer dengan yang tercetak di kertas akan berbeda. Kalian pernah kan setelah melihat warna merah di dalam laptop contohnya, lalu ketika di print warnanya tidak sama dengan yang ada di laptop. Mungkin merahnya sedikit pudar atau lebih ngejreng dari yang ada di laptop.

Itulah pentingnya CMYK. By the way, apa sih CMYK itu? Seperti yang sudah kalian tau, CMYK adalah singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Sedikit intermezzo, sebenarnya jika dilihat lebih teliti, Black atau hitam ini sebenarnya tidak sepekat hitam yang sebenarnya. Karena K dalam CMYK adalah Key. Bukan Key = Kunci ya guys. Key adalah penggabungan dari tiga warna awal tadi. Yaitu Cyan, Magenta, dan Yellow.

Lalu apa yang cocok untuk percetakan? Menurut para pakar, yang cocok untuk percetakan atau sesuatu untuk dicetak adalah Cyan, Magenta, Yellow, dan Black/Key di atas. Karena CMYK adalah sebuah tinta proses. Tinta proses adalah tinta untuk membuat warna dengan melakukan proses mencetak.

Jadi jangan kaget jika di printer ada 4 warna yang selalu ada. Karena kesempurnaan warna cetak berada di tangan 4 warna tersebut. Yaitu CMYK.

Warna RGB

 

Berikutnya adalah RGB. Warna ini sudah tidak asing bagi para desainer grafis. Dengan Red = Merah, Green = Hijau, dan Blue = Biru ini yang sudah melekat ke dalam RGB, menjadikannya kiblat bagi para desain grafis. RGB ini dapat menciptakan atau mengimplementasikan gambar visual. Dengan tujuan tersebut, gambar di televisi atau laptop bahkan smartphone kamu menjadi lebih nyata dan hidup. Karena warna dari RGB yang ada di layar ini menciptakan warna lebih cerah dari pada dari CMYK. Sekedar informasi saja, jika CMYK cocok untuk yang memiliki dasaran putih dan hitam sebagai warna campuran. Sedangkan RGB cocok untuk yang memiliki dasaran hitam dan warna putih dapat digunakan sebagai campuran.

Jadi jika para desain grafis ingin mendesain, menggunakan RGB adalah solusi. Karena dengan sifatnya yang terang ini, file yang disimpan menjadi lebih kecil. Terlebih lagi untuk mendesain suatu website atau mendesain suatu aplikasi, RGB ini sangat cocok dengan tampilan visual di dalam layar. Tetapi jangan lupa, jika anda mendesain suatu poster atau sampul buku, atau apapun itu yang nanti bakal dicetak, alangkah lebih baiknya RGB tersebut dikonversikan ke CMYK terlebih dahulu sebelum masuk ke percetakan. Tolong diingat ya guys, Admin biasanya sering lupa juga soalnya.

3 Perbedaan Warna CMYK dan RGB

Warna CMYK dan RGB

Setelah melihat penjelasan yang cukup singkat di atas, Admin akan menjelaskan kembali tentang perbedaan yang cukup mendasar dari warna ini.

  1. Berdasarkan fungsi

Menurut fungsi di atas, CMYK dan RGB sudah jelas tentang perbedaannya. Jika untuk keperluan cetak seperti sablon, kalender, buku, atau poster, CMYK lebih cocok. Tapi jika untuk desain atau keperluan visual dalam layar seperti desain web atau gambar televisi, RGB akan mengatasinya.

  1. Model dari CMYK dan RGB

2.a. Model RGB

Sekarang kita akan menuju kedalam model dari 2 warna ini. Yang pertama adalah untuk model dari RGB. Dia memiliki model warna yang lebih ke aditif. Kenapa demikian? Karena jika merah, hijau, dan biru digabungkan dengan berbagai komposisi, itu akan menciptakan spectrum warna yang cukup luas.

2.b. Model CMYK

Setelah mengetahui tentang model dari merah, hijau dan biru, sekarang kita akan mencari tau tentang model dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black/Key atau biasa kita sebut sebagai CMYK. Jika model RGB adalah aditif, maka model CMYK adalah subtraktif. Selain karena berfungsi sebagai warna cetak, CMYK juga bertujuan agar mata dari setiap manusia dapat melihat dengan mudah warna dari komposisi CMYK tersebut.

  1. Warna CMYK dan RGB dalam percetakan dan elektronik

3.a. RGB dalam elektronik

Pengeditan foto di dalam monitor PC juga menggunakan RGB. Karena dengan standar dari warna ini, segala sesuatu yang berhubungan dengan elektronik, monitor, atau pun PC dan laptop dewasa ini pasti menggunakan RGB ini. Pertelevisian pun menggunakan warna ini juga. Jadi segala sesuatu yang ada di layar kita, pasti menggunakan RGB.

3.b. CMYK dalam printing

Lalu berikutnya adalah untuk kebutuhan percetakan. Dalam mencetak suatu hal dan demi mencapai identitas suatu produk, output warna sangat penting. Maka dari itu, agar mata manusia dapat menerima apa yang desainer grafis tawarkan adalah dengan CMYK. Perpaduan dan kombinasi dari CMYK bisa menghasilkan seluruh spectrum warna yang dapat diterima mata manusia.

BACA JUGA: Kelebihan dan Kekurangan Mikrotik Router OS

Kesimpulan

Seperti itulah penjelasan singkat dari CMYK dan RGB ini. Setiap warna memiliki fungsi dan kegunaannya masing masing. Dengan adanya perbedaan, perpaduan ini akan sangat menarik untuk dunia desain saat ini. Semakin banyak cabang yang bisa di jelajahi oleh para desain grafis.

Dalam dunia desain grafis pun, warna juga memiliki kode. Seperti PT COMTELINDO yang memiliki kode #F68937 sebagai warna utama dan kode #7D7E80 sebagai warna kedua.

Warna CMYK dan RGB

Sebagai salah satu Perusahaan Internet Service Provider di Balikpapan, PT COMTELINDO berusaha memberikan pelayanan internet terbaik dengan produk produknya. Anda bisa menemukan katalog dan produk yang PT COMTELINDO tawarkan di Website Resmi kami. Dan jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram kami juga.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *