[:id]Pengertian dan Kelebihan Dari Jaringan TCP/IP[:]

[:id]

D:\Comtelindo\Presentation1.jpg

Dalam ilmu komputer, hal paling dasar yang akan diajarkan selain perangkat keras dan lunak PC adalah tentang jaringan. Sebuah jaringan memiliki arti sebagai koneksi yang terjadi antara satu komputer dengan yang lainnya.

Jaringan yang bisa dibuat antar komputer ada banyak sekali. Salah satunya adalah TCP/IP. Jaringan yang satu ini bisa dibilang sebagai jaringan komputer yang sangat banyak dipakai di dunia karena memiliki berbagai kelebihan.

Sebagai kaum milenial yang hidup di jaman serba teknologi canggih, anda pun tidak ada salahnya mempelajari tentang jaringan TCP/IP. Apa pengertian TCP/IP dan kelebihannya? Selain itu, apa saja fungsi dan bagaimana penjelasan tiap layer-nya? Simak jawabannya pada uraian kami selengkapnya!

  • Pengertian Jaringan TCP/IP

Ketika sebuah komputer dikoneksikan dengan komputer lainnya, mereka akan berkomunikasi lewat protokol. Protokol yang paling terkenal adalah protokol TCP/IP.

TCP/IP memiliki kepanjangan Transmission Control Protocol/Internet Protocol. Pengertian TCP/IP tak bisa lepas dari fakta bahwa ada dua jenis protokol yang digunakan pada jaringan ini, yaitu protokol TCP dan protokol IP.

Pengertian TCP/IP adalah suatu standar komunikasi yang dapat digunakan untuk bertukar data antar komputer oleh suatu komunitas yang tergabung melalui jaringan internet.

Dari pengertian TCP/IP tadi bisa kita pahami bahwa :

  1. Ada lebih dari 1 komputer yang tergabung dan berkomunikasi menggunakan TCP/IP
  2. Komputer yang terkoneksi melalui protokol TCP/IP melakukan sharing data
  3. Komputer yang terkoneksi TCP/IP juga berarti terkoneksi dengan “internet”

Lalu apa saja kelebihan dari TCP/IP yang membuatnya banyak digunakan oleh orang?

  1. Sangat cocok digunakan untuk mengkoneksikan berbagai macam jaringan, karena tidak terikat pada jenis perangkat keras khusus
  2. Bisa digunakan untuk menghubungkan mesin-mesin dengan perangkat lunak, serta bersifat open protocol standard 
  3. Mampu digunakan untuk mengidentifikasi jaringan TCP/IP lain dengan identitas yang berbeda, walaupun sifatnya adalah global
  4. Memiliki tingkat konsistensi yang tinggi, sehingga banyak penggunanya
  • Fungsi dan Penjelasan Tiap Layer TCP/IP

jaringan TCPIP

Kita sudah membahas pengertian TCP/IP pada pokok bahasan sebelumnya. Selanjutnya, kita akan membahas fungsi dari TCP/IP itu sendiri. Memang tidak hanya mengkoneksikan antara komputer satu dengan yang lain, namun juga mencakup berbagai hal berikut ini :

  1. Melakukan pengiriman file yang terenkripsi
  2. Melakukan remote login pada komputer lain walaupun pada jarak jauh sekalipun
  3. Mengirim dan menerima computer mailing 
  4. Melakukan fitur Network File System, yang digunakan untuk sharing file seakan berkas tersebut merupakan milik pribadi pada komputernya 
  5. Melakukan remote execution, yaitu perintah massal untuk menjalankan produk yang sama pada semua komputer yang tergabung dalam jaringan 
  6. Melakukan fitur name server

Itulah berbagai fungsi dari protokol TCP/IP. Tentu saja, tidak hanya berhenti sampai disitu, anda sebaiknya juga mempelajari layer-layer utamanya. Hal ini bertujuan agar anda semakin mengerti mengenai sistem kerja dari protokol TCP dan IP.

Protokol TCP/IP memiliki berbagai lapisan yang berguna untuk melakukan tugasnya masing-masing dalam jaringan. Beberapa layer utama dari protokol ini adalah :

  1. Lapisan Application (Application Layer)

Lapisan Aplikasi adalah lapisan yang paling dasar dari sebuah protokol TCP/IP, dan memiliki kontak langsung pengguna. Jika kita analogikan, pada layer ini contohnya adalah aplikasi yang anda gunakan ketika bermain komputer.

Pada tahap yang satu ini, aplikasi yang anda jalankan mempengaruhi jenis protokol lanjutan yang akan digunakan. Misalnya jika anda membuka sebuah web browser, maka komputer akan secara otomatis menjalankan protokol HTTP. Lain halnya jika anda ingin mengirim file, maka protokol yang akan digunakan adalah FTP atau File Transfer Protocol.

2. Lapisan Transport (Transport Layer)

Selanjutnya, ada lapisan Transport yang berfungsi untuk menjembatani transportasi pemindahan data antar komputer. Lapisan yang satu ini berada setingkat di atas lapisan Application. Pada layer ini, ada dua jenis protokol yang sering digunakan, yaitu UDP ataupun TCP.

Protokol ini memiliki keunggulannya masing-masing. Pada protokol TCP, ibaratnya adalah menaiki sebuah mobil. Walaupun jalannya tidak terlalu cepat serta tidak bisa “membalap”, protokol TCP menjamin keamanan paket data yang dikirim 100%.

Namun paket UDP berbeda, analoginya seperti menaiki sebuah motor. Memang kecepatannya tak terkalahkan. Namun protokol tersebut tidak bisa menjamin bahwa data dalam keadaan seutuhnya penuh ketika sampai di tujuan.  Oleh karena itu, protokol UDP digunakan untuk transfer data yang tidak akan corrupt ketika hilang beberapa persen bagiannya. 

3. Lapisan Network (Network Layer)

Pada lapisan Network , protokol pada lapisan Transport akan dikonversi menjadi sebuah IP Address yang berguna untuk memasangkan antar komputer pada jaringan.

Pada layer Network terjadi pemecahan data agar bisa sesuai dengan besar media yang akan dilalui. Setelah paket terpecah menjadi bagian-bagian kecil, mereka akan mengalami proses enkapsulasi atau pembungkusan. Setelah itu paket diberikan alamat dan dikirimkan ke komputer tujuan berdasarkan jalur paket yang akan dikirim.

4. Lapisan Network Interface (Network Interface Layer)

Pada lapisan terakhir protokol TCP/IP, memiliki kontak langsung dengan hardware komputer. Dengan transmisi khusus, komputer memiliki kemampuan untuk mengirimkan paket data pada lapisan Network melalui media kabel tembaga (fiber optic) ataupun secara nirkabel (wireless).

SUMBER : https://qwords.com/blog/pengertian-jaringan-tcp-ip/

[:]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *