Internet Service Provider Balikpapan

Dari Perkembangan Teknologi untuk Layanan Internet Media Radio (Gelombang Frekuensi)

Sejarah Perkembangan Gelombang Frekuensi di Layanan Internet Media Radio

Layanan Internet Media Radio

Layanan Internet Media Radio – Sejarah memanglah menarik. Tanpa adanya sejarah, masa depan tidak akan pernah tercipta. Sama dengan teknologi. Tanpa adanya banyak uji coba atau terobosan pemikiran manusia dahulu, tidak akan tercipta yang namanya teknologi. Seperti yang kita pahami, teknologi dapat membantu pekerjaan / kegiatan manusia. Di jaman sekarang, dari bangun tidur, hingga kita tidur lagi, semua pasti menggunakan teknologi.

Dari waktu ke waktu, teknologi semakin berkembang mengikuti kebutuhan manusia. Contohnya seperti ketika kita akan memasak. Dahulu masih memakai kayu, sekarang sudah memakai kompor. Atau seperti transportasi. Dahulu selalu memakai transportasi pribadi yaitu kaki, sekarang sudah lebih mudah dengan adanya kendaraan bermotor. Walau jarak yang kita tempuh sama, kalau memakai kendaraan bermotor pasti akan sangat menghemat waktu.

Perkembangan komunikasi pun juga seperti itu. Contohnya adalah radio. Pada awalnya, radio adalah media massa berupa suara yang hanya bisa mengirim sinyal saja atau dengan kata lain sebagai media massa satu arah. Radio bertugas untuk mengirim pesan ke seluruh penjuru negaranya. Entah itu pesan dalam bentuk berita, dalam bentuk informasi atau pesan dalam bentuk hiburan.

Hingga saat ini, radio terus berkembang. Dari terbentuknya Amplitudo Modulation (AM) hingga penyempurnaannya yaitu Frequency Modulation (FM). Dengan keunggulannya antara lain mengurangi atau bahkan menghilangkan gangguan karena cuaca atau bertumpuknya dua saluran di dalam gelombang yang sama.

Penggunaan Sebelum Teraplikasi di Layanan Internet Media Radio

Sebelum terciptanya perdamaian, radio lebih berguna untuk keperluan maritim (atau negara yang memiliki wilayah perairan yang cukup besar seperti Indonesia). Berguna untuk kapal selam atau kapal perang agar mengetahui bahaya di depan dengan mengirim sinyal yang akan dipantulkan oleh benda di sekitar atau mengirim sandi kepada kapal yang lain.

Keunggulan lainnya adalah dengan mudahnya pengoperasiannya yang tidak menuntut untuk bisa melakukan hal hal khusus seperti membaca karena media gelombang frekuensi ini adalah media imajinasi bebas untuk semua orang. Tidak ketinggalan dengan harga yang murah, teknologi ini dapat menguasai pasar dengan cepat.

Dengan cara perubahan gelombang yang membuat sinyal dapat mengirimkan suatu pesan dan radiasi eletromagnetik, pengiriman sinyal dapat terlaksana. Terutama untuk radio analog. Sinyal dari radio analog akan berubah karena sentuhan dari internet. Lalu bagaimana caranya? Berikut adalah sedikit penjelasannya.

Radio Analog yang Bertransformasi Menjadi Digital

Perkembangan teknologi sangat dinamis. Tidak hanya mengandalkan satu kekuatan saja. Perkembangan teknologi dapat berkolaborasi dengan sesamanya. Misalnya seperti laptop dengan internet. Laptop adalah teknologi terbaru dari computer. Dengan membawa laptop otomastis orang orang akan menghemat tempat. Lebih mudah, lebih ringan dan lebih hemat tempat tentunya. Jika laptop tanpa internet masih tetap bisa digunakan. Alangkah lebih menyenangkannya jika dipadukan dengan internet. Anda bisa berselancar dengan nyaman di sana.

Tidak hanya laptop dan internet saja. Hal hal lain pun dapat dipadukan dengan harmonis agar mencapai tujuan terbaik. Perkembangan demi perkembangan, evolusi demi evolusi yang tercipta, membuat banyak sekali teknologi baru yang lahir di dunia. Dengan jiwa persaingan yang positif, hal ini akan memicu lahirnya ide atau gagasan untuk teknologi terbaru esok kelak.

Layanan Internet Media Radio

Seperti yang kita tau sebagaimana radio analog, jika dikawinkan dengan internet akan menjadi hal indah untuk para perantau. Bagaimana tidak, jika gelombang pendek yang selalu kontinyu itu bisa terdengar ke seluruh penjuru dunia hanya dengan koneksi internet. Caranya adalah dengan gelombang suara tadi disalurkan dengan internet agar bisa menuju ke setiap penjuru dunia. Itulah yang namanya radio digital.

Radio analog dapat menjadi digital adalah dengan cara mengubah sinyal mereka menjadi data biner. Informasi dari radio analog akan ter-representasikan menjadi angka angka bilangan biner. Walaupun informasi analog tersebut berubah ubah, informasi yang diperoleh melalui data biner itu dapat menyesuaikannya.

Dengan adanya sinyal digital, pengembangannya pun semakin luas. Seperti halnya dari radio analog menjadi digital, radio digital pun juga akan menjadi radio satelit. Jika radio digital menggunakan sinyal dari radio analog, maka radio satelit menggunakan sinyal dari radio digital. Berarti sinyal yang di kirim merupakan sinyal dari data biner bukan dari data yang kontinyu. Sinyal ini dapat berjarak ribuan kilometer. Karena yang dituju adalah satelit. Hal ini dapat dimanfaatkan pesawat terbang atau pelanggan yang memiliki jarak yang jauh di pedalaman. Dengan penggunaan satelit tentunya.

Sistem Radio Trunking dalam Layanan Internet Media Radio

Kita dapat memperlajari perang di jaman dahulu. Dahulu radio tidak hanya digunakan untuk keperluan konvensional saja. Kegiatan lain seperti perang pun dapat menggunakan teknologi itu. Karena memang dari dasarnya radio ini hanya milik militer.

Mengambil kesempatan dalam kesempitan itulah yang harus kita garis bawahi. Dengan mengambil jalur komunikasi kecil antara jalur komunikasi raksasa bersama sama untuk kepentingan sebuah negara adalah hal cerdik. Seperti yang dilakukan Jepang ketika Perang Dunia II.

Karena system ini sangat aman karena hanya ada satu user di sana dan tidak menumpuk pada satu frekuensi. Dengan otomatis akan mencari jalur kosong untuk digunakan oleh penggunanya. Berbeda dengan system radio biasa yang bisa dimasuki oleh pengguna lain dan dapat bertumpuk dalam satu frekuensi. Inilah radio trunking tersebut. Penggunanya hanya satu group saja, jadi tergolong aman bagi suatu organisasi.

Tidak menutup kemungkinan untuk Kepolisian menggunakan layanan internet media radio trunking. Tidak hanya kepolisian, bahkan pemerintahan atau perusahaan raksasa pun pasti menggunakannya. Semua itu agar kerahasiaan mereka tetap terjaga dalam organisasi mereka. Radio trunking analog pun sudah berkembang menjadi radio trunking digital.

BACA JUGA: Penyedia Jasa Internet Satelit Balikpapan

Kekuatan dan Kelemahan Layanan Internet Media Gelombang Frekuensi (Radio)

Kemampuan suatu teknologi pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Memang tidak ada yang sempurna di dunia ini, yang ada adalah untuk saling melengkapi.

Berikut adalah kelemahan dari radio analog:

Kelemahannya adalah kerap sekali terjadi penumpukan jaringan dalam satu frekuensi. Kondisi alam juga sangat berpengaruh terhadap kelancarannya.

Lalu untuk kekuatan dari radio analog:

Radio analog dapat dioperasikan tanpa bantuan internet. Jadi tidak tergantung pada hal lain untuk berdiri.

Selanjutnya adalah kelemahan dari radio digital:

Penambahan biaya untuk membeli peralatan baru untuk mendapatkan kualitas yang sama dengan pengirim sinyal adalah salah satu kelemahan dari sistem digital ini. Karena setiap penerima belum tentu memiliki perangkat yang sama dengan si pengirim. Dan tentu saja radio ini harus menggunakan internet.

Kekuatan dari radio digital:

Tentu saja dari segi kualitas radio digital lebih baik daripada radio analog. Tidak ada tumpang tindih dari frekuensi antar pengguna. Jadi tidak ada suara yang masuk di jalur kita. Pengiriman data lebih cepat dan lebih stabil. Terlebih dapat menjangkau daerah yang sangat jauh, bahkan di daerah terpencil sekalipun.

 

Dengan produk GPS Tracking dan Truck Monitoring dari PT. COMTELINDO, anda dapat mendapatkan kemudahan teknologi di kantor anda. Demi memperoleh kenyamanan dalam berkomunikasi, silahkan hubungi kontak yang ada di bawah ini.

Kontak Comtelindo

+62 811-5996-704 (WA)

Email: sales@comtelindo.com

Telpon: (0542) 870 6777 (Kantor utama)

Website: www.comtelindo.com

Facebook: PT. Comtelindo

Twitter: PTComtelindo

Instagram: PT. Comtelindo

Gmaps: PT. Comtelindo

1 komentar untuk “Dari Perkembangan Teknologi untuk Layanan Internet Media Radio (Gelombang Frekuensi)”

  1. Ping-kembali: Layanan Internet di Pertambangan Indonesia Bagian Timur - Comtelindo

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *