10 Aturan Desain UI Yang Wajib Kamu Gunakan Pada Proyek Desain Web!

10 Aturan Desain User Interface Yang Wajib Anda Gunakan Pada Proyek Desain Web!

Desain User Interface – Membuat sebuah desain Web merupakan tugas menantang bagi seorang desainer. Selain membutuhkan kreatifitas, inovasi dari setiap Web desainer juga penting. Tanpa menghilangkan keindahan dari sebuah desain suatu Web, aturan untuk membuat suatu desain juga harus diperhatikan. Berikut ini, Kodi telah menyusun 10 aturan terbaik untuk desain User Interface yang wajib digunakan pada proyek Web. Tentunya akan mempermudah pekerjaan anda!

  1. Pahami Aturan Desain User Interface Agar Dapat Berkesinambungan dengan UX.

Hal pertama yang harus Anda pahami adalah pemahaman dalam aturan desain User Interface, agar dapat berkesinambungan dengan UX. Perancang UX atau ā€˜arsitekā€™ harus mempertimbangkan beragam faktor seperti desain interaksi (interaction design) dan arsitektur. Selain itu, penciptaan taksonomi yang jelas,Ā copywriting, koordinasi dengan perancang dan pemrogram, juga penting.

Untuk menciptakan Web yang hebat, desainer Web perluĀ mengandalkan informasi dari sudut pengalaman pengunjung. Seperti mengidentifikasi masalah mana yang perlu dipecahkan, atau bagaimana arus pengunjung akan diputar. Tidak hanya itu, menentukan area produk utama dan hierarki juga perlu. Idealnya, pekerjaan pada desainer Web akan dimulai setelah mendapatkan akses ke semua informasi. KemudianĀ MockupĀ akan dibuat, diuji dan disetujui oleh perancang UX dan sebuah produk akan diluncurkan tanpa kendala.

  1. Agar Aturan Desain User Interface Dapat Berguna, Lebih Baik Kenalilah Pengunjung Anda.

Jika Anda melakukan proses perencanaan situs Web, Anda pasti sudah memiliki gagasan tentang keinginan pengunjung di masa depan. Gambaran jelas akan gagasan anda akan menambah traffic. Dengan begitu, orang orang akan berdatangan ke situs Web anda. Dengan membuat desain User Interface yang menarik, tentu saja para pengunjung akan betah melihat tampilan Web Anda.

Menggunakan pola desain yang nyaman bagi pengunjung dapat membantu memudahkan mereka masuk ke situs Web Anda. Pola desain tersebut dapat Anda inovasi menggunakan kreatifitas dan kebutuhan Anda sendiri.

Begitu Anda mengidentifikasi pengunjung, Anda dapat menguji bagaimana desain yang Anda buat bekerja pada pengunjung atau tidak. Biasanya pertimbangan dari setiap umpan balik (feedback) dari pengunjung merupakan hal yang sangat berharga untuk kaidah User Interface.

  1. Buatlah Desain Sederhana dan Konsisten.

Ciri dari situs Web yang baik adalah kesederhanaan. Pengunjung seharusnya tidak memerlukan peta untuk menavigasi aplikasi atau situs Web Anda.

Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan beberapa elemen seperti:

  • Warna
  • Tipografi
  • Pesan Umpan Balik (feedback)
  • Dan Hierarki Visual

Karena semuanya dapat terlihat secara langsung oleh mata telanjang, maka dari itu hal di atas termasuk penting.

Situs Web harus tetap konsisten di setiap desain User Interface-nya. Kenyamanan pengunjung akan terjaga dengan konsistennya konten di dalam Web. Bayangkan saja jika dalam web anda terdapat konten yang berantakan. Pasti pengunjung akan merasa tidak nyaman karena pilihan gaya desain yang tidak konsisten.

  1. Terapkan Hierarki Visual ke Dalam Desain User Interface.

Elemen terpenting dari sebuah User Interface harus maksimal agar pengunjung dapat fokus pada hal tersebut. Sebuah desain berfungsi untuk menyediakan hasil yang maksimal, agar efek tersebut terasa untuk pengunjung.

Contoh paling sederhana dari teknik ini adalah membuat elemen lebih besar untuk mengubahnya menjadiĀ focal point. Contohlah Netflix misalnya. Saat membuka halaman utamanya, pengunjung akan langsung melihat beberapa rekomendasi menarik. Dengan rekomendasi menarik tersebut, kemungkinan pengunjung untuk menonton lebih dari 1 film bisa terjadi. Karena perhatiannya akan teralihkan dengan pilihan yang menarik itu.

Cara lain yang lebih terkini, yaitu melalui hierarki visual menggunakan ruang putih (whitespace) untuk menyoroti bagian penting pada situs Web.
Alternatif lainnya hanya cukup memperkenalkan elemen tak terduga ke dalam desain Anda dengan cara yang menyenangkan.

  1. Manfaatkan Tipografi dengan Baik.

Cara elegan untuk membangun hierarki visual adalah dengan menggunakan tipografi. Ini tidak sesederhana memilih font yang bagus. Karena setiap font memiliki kepribadiannya sendiri. Sehingga untuk berbicara kepada pengunjung, pilihan font harus mengikuti karakteristik pengunjung Anda.

Anda dapat menggunakan tipe terbalik (reverse type) untuk membuat teks menonjol. Dengan menggunakannya Anda dapat memanfaatkan latar belakang kontras untuk membuat teks keluar. Pada contoh di bawah ini, teks kontras di dalam menu berguna untuk menyorot halaman saat ini. Hal ini memiliki manfaat tambahan untuk menyederhanakan proses navigasi bagi pengunjung Anda.

BACA JUGA: Istilah Istilah Dalam Dunia Internet dan Pengertiannya

  1. Gunakan Warna dan Kontras dengan Benar.

Memilih warna terbaik untuk desain merupakan sains dalam dirinya sendiri. Susunan warna berguna untuk menyampaikan hierarki visual, membangun hubungan antar elemen, dan umumnya meningkatkan desain Anda dan menarik perhatian pengunjung.

Saat mengerjakan desain User Interface, Anda pasti ingin mempertahankan keseragaman warna. Karena warna itu akan Anda gunakan untuk menyampaikan isyarat visual, dan menjaga skema warna yang relatif minimal.

Sejatinya, warna kontras berguna untuk menjadi efek yang hebat. Lalu untuk apa warna kontras itu? Tentu saja agar bisa menarik perhatian pengunjung, seperti yang kami sebutkan di peraturan nomor lima saat membahas reverse type.

Aturan praktis yang bagus saat memilih warna yang akan digunakan sangat penting. Contohnya pada User Interface adalah warna gelap cenderung membawa bobot visual yang lebih banyak. Dan elemen semacam ini perlu berdampingan dengan warna terang.

  1. Pertimbangkan Pesan Umpan Balik (Feedback).

Pesan Umpan Balik (feedback) adalah hal penting di sini. Tidak boleh terlupakan selama proses perancangan. Salah satu keuntungan terbesar dari proyek Web adalah Anda benar-benar dapat merancang pesan umpan balik. Umpan balik dengan informasi penting kepada pengunjung Anda saat mereka melakukan tindakan akan sangat berpengaruh pada traffic.

Setiap User Interface akan intuitif dan cukup cepat sehingga hal semacam ini tidak akan terjadi. Tapi percayalah,Ā pengunjung akan selalu menemukan cara baru dan inovatif untuk menghancurkan situs Anda. Memberikan umpan balik instan mengenai apa yang terjadi dengan cara yang intuitif adalah cara yang bagus. Dengan cara itu maka dapat mengajarkan pengunjung tentang penggunaan dan maksud dari User Interface Anda.

  1. Sederhanakan Form.

Form adalah salah satu metode utama untuk berinteraksi dengan proyek Web. Anda harus dapat mengintegrasikan-nya ke dalam desain User Interface, tanpa ada kesulitan yang menyebabkan pengunjung tidak tertarik. Jika proyek Anda tidak mengharuskan pengunjung untuk mendaftar, kenapa tidak membuat Form menjadi sesederhana mungkin saja? contohnya adalah Twitter, mereka hampir tidak meminta informasi apa pun pada saat Anda membuka situsnya. Twitter, sekali lagi memberikan contoh bagus dengan form pendaftaran singkat dan manis.

  1. Berkolaborasi.

Bergantung pada lingkup proyek, pada titik tertentu mungkin Anda sedang bekerja sebagai bagian dari tim. Dan di beberapa kondisi tertentu, merupakan hal yang penting untuk membagikan informasi kepada seluruh tim. Dengan User Interface yang sesuai, informasi yang tersampaikan tidak akan melenceng.

Ada banyak alat kolaborasi yang tersedia untuk membantu tim tetap berada di jalur yang terbaik. Seperti Slack, InVision, Google Keep, Trello, Redpen dan lain sebagainya.

  1. Bawa Semua Hal Di Atas.

Merancang sebuah User Interface bukanlah tugas yang sederhana. Anda perlu mempertimbangkan kedisiplinan ilmu dan juga mempersenjatai diri dengan informasi teknis. Dengan merancang kebutuhan pengunjung, desainer dapat menciptakan sebuah desain yang akan memenuhi bahkan melampaui kebutuhan mereka.

User Interface milik Anda harus mudah digunakan. Selain mudah dinavigasi dan menggunakan warna yang tepat untuk pengunjung Anda, menggunakan font terbaik juga merupakan elemen penting. Dan jangan lupa untuk mengintegrasikan pesan umpan balik bermanfaat, dan tetap konsisten secara keseluruhan.

ā€”

Nah, itu dia penjelasan 10 aturan desain User Interface yang wajib Anda gunakan pada proyek web. Apakah Anda punya info lainnya? Atau Anda punya pertanyaan soal User Interface atau User Experience? Anda dapat berdiskusi dan berbagi di kolom komentar ya. Salam Belajar Koding!

Sumber: Ditulis OlehĀ Galih PratamaĀ danĀ Desi Ratnasari (https://belajarkoding.net/10-aturan-desain-ui-yang-wajib-Anda-gunakan-pada-proyek-desain-web/)

Internet Service Provider, Desain User Interface, Internet Service Provider Balikpapan, ISP Terbaik, Layanan Internet ISP Terbaik, Layanan Internet Balikpapan, Jasa Internet Balikpapan, Provider Internet Balikpapan, Penyedia Internet Balikpapan, Jasa Pasang Internet Balikpapan, Jasa Internet Service Provider, Jasa Penyedia Internet, Provider Internet Terbaik, Penyedia Layanan Internet, Dedicated Internet, Jasa Layanan Koneksi, Jasa Pemasangan Jaringan Internet, Internet Fiber, Berau, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Mahakam Ulu, Paser, Penajam Paser Utara, Balikpapan, Bontang, Samarinda, Comtelindo

PT COMTELINDO

1 komentar untuk “10 Aturan Desain UI Yang Wajib Kamu Gunakan Pada Proyek Desain Web!”

  1. Ping-kembali: Jaringan Internet Media Kabel vs Nirkabel di Balikpapan - Comtelindo

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *